Rabu, 18 Maret 2009

Pilihlah iman dan bukan ketakutan

Terjemahan dari #407 Joel Osteen podcast

Ada seorang petani , suatu hari mengajak keponakannya untuk berkemah untuk pertama kalinya. Keponakannya ini adalah seorang yang sangat pandai di sekolahnya. Setelah mereka memasang tenda kemping, mereka bersegera untuk tidur. Ditengah malam sambil tetap berbaring tibatiba si Paman berkata ," Lihat keatas, apa yang kamu lihat" keponakannya menjawab ," saya melihat jutaan bintang !" tapi kata pamannya lagi , " iya saya tahu , tapi apa artinya bagi anda ?"

Keponakannya menjawab ," Secara astronomi itu berarti ada miliran galaksi di luar kita. Secara meterologi itu berarti hari ini akan menjadi hari yang cerah. Secara theologis ini berarti Allah adalah pencipta yang luar biasa. Tapi bagi paman apa artinya ?"

Paman ini menjawab, " Bagiku ini berarti Tenda kemping kita hilang dicuri orang !!!"


 

Ini Alkitabku, Aku adalah seperti yang alkitab katakan tentangku. Aku memiliki apa yang firman katakan aku miliki. Aku dapat melakukan apa yang firman katakan aku dapat lakukan. Hari ini aku akan diajar Firman Tuhan. Dengan berani saya mengakui bahwa pikiran saya waspada / alert, hatiku menerima, saya tidak akan sama lagi, di dalam nama Tuhan Yesus


 

Memilih iman daripada Ketakutan. Sepanjang hari kita harus memilih apakah kita mempercayai bahwa Tuhan yang mengontrol segala sesuatu, percaya bahwa Dia yang memelihara kita, percaya bahwa hal-hal baik sedang akan terjadi atau kita bisa berkeliling sambil kuatir, mengharapkan yang terburuk, kuatir bahwa kita tidak akan berhasil. Ada orang yang berkata saya takut akan kehilangan pekerjaan saya, saya takut pernikahan ini tidak akan langgeng, saya takut kalau anak saya bergaul dengan orang yang salah.

Mereka tidak menyadari bahwa mereka memilih ketakutan dari pada Iman. Ketakutan dan iman ada persamaannya yaitu keduanya meminta kita untuk percaya pada hal-hal yang tidak kita lihat. Ketakutan berkata percayai yang negatif. Kesakitan yang anda rasakan sama seperti yang membuat nenekmu meninggal dunia. Iman berkata sakit penyakit ini tidak permanen ini hanya bersifat sementara.

Ketakutan berkata bisnis lagi lesu, anda juga akan mengalami. Iman berkata Tuhan akan memenuhi segala kebutuhanku. Ketakutan berkata anda sudah melakukan banyak hal tetapi anda tidak akan menghasilkan apapun, anda tidak akan bahagia, iman berkata hari-hari terbaik masih ada di depanku.

Kuncinya adalah apa yang kita renungkan akan berbuah-buah. Jika kita sepanjang hari memikirkan ketakutan dan memainkannya dalam pikiran kita berulang-ulang maka itu akan menjadi kenyataan. Seperti yang Ayub katakan apa yang kutakutkan itu yang menimpa aku .

Ada seorang pria yang berkata bahwa dia baru bertunangan, bisnisnya diberkati oleh Tuhan. Tapi dia bukannya menikmati hal itu dan bersyukur kepada Tuhan, malahan dia berkata bahwa ia takut hal ini tidak akan bertahan lama, ia takut kalau hal itu terlalu bagus untuk menjadi kenyataan. Joel berkata kepadanya bila ia bertindak berdasarkan ketakutan maka anda mengundang hal negatif masuk dan anda sedang membantu ketakutanmu menjadi kenyataan dalam hidupmu. Ketika pikiran itu berkata anda melakukan yang baik tapi bersiaplah hal buruk akan segera terjadi, jangan biarkan itu berakar, balikan hal itu dalam iman dan berdoa ," Bapa ,Engkau berkata bahwa kemurahanMu akan tetap ada selamanya, Engkau berkata kebaikan dan kemurahan belaka akan mengikutiku sepanjang umur hidupku!" Itulah artinya memilih iman daripada ketakutan.

Suatu hari Joel menghadapi situasi yang berpotensi untuk menjadi sangat buruk yang berlangsung berbulan-bulan. Pikiran pertama yang datang tiap ia bangun pagi ialah hal ini tidak akan berhasil, anda akan sakit kepala, anda harus buat rencana kalau anda kalah. Seperti inilah ketakutan, ia ingin mendominasi kehidupan pikiranmu. Kalau anda mengijinkannya ketakutan akan membuatmu tetap bangun di malam hari, ketakutan akan mencuri sukacitamu, antusiasmu. Joel sangat dicobai untuk merasa kuatir, berkeliling dengan awan gelap yang menyelubunginya. Tapi satu kali ia mendengar Tuhan berbicara kepadanya lewat impresi di hati ," Joel, jika anda kuatir akan hal ini,dan anda terus menerus mencari-cari alasan kenapa hal ini tidak akan berhasil. Dan karena kekuatiranmu ini maka anda sedang mengijinkan hal ini terjadi atasmu. Tetapi jika anda mempercayaiKU dan anda mengunakan energimu untuk mempercayaiku daripada untuk kuatir, maka aku akan membalikkan keadaan dan membuat hal ini berhasil untuk keuntunganmu!"

Saat ia dengar hal ini, maka ia memperoleh perspektif yang baru, ia menyadari bahwa kuatir, takut, pikiran yang salah, itu bukan cuma kebiasaan buruk tapi hal itu mengijinkan hal-hal negatif terjadi. Sejak saat itu joel membuat keputusan untuk tidak kuatir lagi. Ketika ia dicobai supaya kuatir lagi, ia menggunakan itu sebagai pengingat bahwa ia bersyukur karena Tuhan yang memegang kendali, bahwa Tuhan yang berperang gantikan dia. Beberapa bulan kemudian masalahnya membaik bahkan hasilnya lebih baik daripada yang pernah Joel pikirkan. Itu seperti Tuhan mengingatkan dia ,"lihat Joel kalau anda percaya kepadaKu bukan Cuma masalah ini akan selesai, tapi hasilnya akan lebih baik dari yang anda pernah pikirkan!"

Hari-hari ini kita punya banyak kesempatan untuk kuatir dan hidup dalam ketakutan. Orang-orang kuatir akan ekonomi, kuatir akan kesehatan, kuatir akan anak-anak mereka. Tuhan mengatakan hal yang sama yaitu jangan habiskan energimu untuk kuatir, gunakan energimu untuk percaya. Energi yang dibutuhkan untuk percaya sama dengan energi yang dibutuhkan untuk kuatir. Untuk mengatakan bahwaTuhan akan mencukupi segala kebutuhanku itu sama mudahnya dengan mengatakan saya tidak akan berhasil. Dibutuhkan upaya yang sama untuk berkata aku akan hidup dalam umur yang panjang dalam keadaan sehat dengan mengatakan saya pikir saya tidak akan keluar dari masalah ini.

Saya mendengar orang berkata saya mungkin akan diberhentikan dari pekerjaan, saya tahu itu keprihatinannya. Hal itu mungkin benar-valid tapi engkau tidak bisa terus menerus merenungkan hal itu, mengharapkan hal terburuk, mengharapkan tahun yang terburuk dalam hidupmu. Kalau anda melakukan hal itu anda mengunakan imanmu secara berkebalikan. Daripada secara konstan kuatir akan hidupmu, katakan saja Tuhan hidupku ada dalam tanganMu, saya tahu Engkau menuntun dan mengarahkan langkahku, Aku tidak mengharapkan kekacauan dalam hidupku. Aku mengharapkan mengalami tahun-tahun yang diberkati, Aku mengharapkan ada di atas dan bukan di bawah.

Ada yang berkata bagaimana kalau saya melakukan hal itu dan tidak terjadi apa-apa. Bagaimana kalau terjadi engkau melakukannya dan terjadi? Sekalipun engkau di berhentikan, janganlah berkecil hati. Engkau bisa tetap tinggal dalam iman karena bila satu pintu tertutup, Tuhan bisa membukakan pintu yang lain. Bila engkau mempertahankan sikap yang benar, maka engkau akan mendapat pekerjaan yang lebih baik dengan gaji yang lebih baik.

Biarlah saya bertanya kepadamu hari ini, " Apakah anda mengunakan energimu untuk percaya ataukah anda menggunakan energimu untuk kuatir?", "Apakah engkau mengharapkan Kemurahan Tuhan atau anda mengharapkan hal yang buruk terjadi?"

Yesus berkata dalam matius 9:29 anda akan memiliki apa yang imanmu harapkan

Ketika anak kami Jonathan masih bayi kami membawanya ke restoran untuk makan malam, ada pasangan yang begitu baik dan bercakap-cakap dengan kami memuji betapa tenangnya anak kami, betapa baiknya anak kami. Tetapi ketika pasangan ini hendak pergi merekaberkata,"tunggu saja sampai umur 2 tahun dan anda akan lihat betapa nakal dan berisiknya anak anda. Dia akan berubah tidak seperti ini lagi".

Tapi ketika kami pulang saya berkata kepada Victoria, saya tidak akan menerima hal itu, dia tidak akan menjadi anak yang membuat keributan , anak kita akan menjadi anak yang luar biasa. Dan kalian tahu saya tidak pernah memiliki masalah dengan Jonathan waktu ia berumur 2,3, atau 4 tahun. Ketika ia berumur 10 tahun ada orang yangberkata tunggu sampai ia remaja, ia akan memberi anda masalah, memberi anda sakit kepala. Sekarang anak saya sudah remaja dan ia tidak memberontak, ia tidak membuat keributan, ia tetap baik dan manis seperti biasanya. Hal selanjutnya yang orang katakan tunggu sampai ia berumur 18 tahun, ia pasti punya keinginannya sendiri, tunggu sampai ia berumur 40 tahun, tunggu sampai ia berumur 75 tahun.

Saya telah menetapkan pikiran saya bahwa saya tidak akan membiarkan orang-orang mengatakan hal-hal yang biasanya terjadi , terjadi dalam hidupku. Saya tidak mengaktifkan ketakutanku, saya mengaktifkan imanku. Saya tidak mengharapkan anak-anakku membawa masalah, saya mengharapkan anak-anakku diangkat tinggi excell. Kami mengharapkan mereka melakukan hal yang hebat dalam hidup ini. Anak-anakmu akan diangkat naik sesuai dengan tingkat pengharapanmu. Kalau anda mengharapkan mereka membawa masalah, kesulitan, sakit kepala padamu. Karena anda mengaktifkan imammu pada ketakutan, maka anda membuat hal itu terjadi.

Terlalu banyak orang hari-hari ini mengharapkan yang terburuk dalam hidupnya, seperti kisah seorang wanita yang yang membangunkan suaminya setiap malam karena ia merasa ketakutan karena ia rasa ada orang yang masuk ke rumahnya. Suaminya disuruhnya untuk mengecek keruang bawah rumahnya. Paling sedikit satu kali dalam satu minggu ia akan bangun malam-malam dan menyuruh suaminya turun ke bawah untuk mengecek kalau-kalau ada pencuri yang masuk ke rumahnya. Suatu malam ia mendengar sesuatu dan ia berkata kepada suaminya" bangun, bangun , ada seseorang di bawah sana!"

Suaminya bangun dan melakukan sesuatu yang sudah sangat rutin dia lakukan beribu-ribu kali dalam hidupnya, mengecek ke ruang bawah rumahnya. Kali ini ternyata ada seorang yang sangat besar dan membawa pistol dan berkata,"jangan membuat keributan, berikan saja barang-barang anda yang berharga!" si suami mengambil barang berharga, lalu menyerahkannya kepada perampok itu lalu perampok itu segera mau melarikan diri, tapi si suami berkata," Hey , tunggu sebentar, anda harus naik ke lantai atas dan bertemu dengan istriku. Dia sudah menunggu anda selama 30 tahun !!!"

Kita harus mengubah apa yang kita harapkan. Jangan lagi mengharapkan yang terburuk tapi harapkan Kemurahan Tuhan.

Ada orang-orang yang mengharapkan tahun-tahun terburuk dalam hidupnya, mereka membaca koran, mendengar berita dan mereka mengharapkan keuangan mereka jatuh, tetapi sikap kita seharusnya saya mengharapkan tahun-tahun terbaik akan saya alami. Saya harapkan Tuhan memakmurkan saya di padang gurun, saya harapkan situasi buruk berubah menjadi lebih baik.

Jika kita mau mengaktifkan iman, maka kita harus berhati-hati dengan siapa kita bergaul dan berteman. Tahukah anda bahwa ketakutan itu menular, kekuatiran itu menular, sikap negatif itu menular. Kalau anda ada di sekitar orang yang selalu komplain, tawar hati, ketakutan, maka hal itu dapat menular kepadamu.

Ada satu artikel yang mengatakan bahwa kita bisa menangkap emosi orang lain seperti kita bisa menangkap sapi. Ada suatu studi dimana ada satu kelompok orang yang akan di beri terapi shock listrik, gelombang otak mereka direkam dari saat pemberitahuan sampai saat terapi shock diberikan. Ada satu kelompok lagi yang hanya mengamati orang yang akan di beri terapi shock itu dan gelombang otak mereka juga direkam. Walaupun kelompok kedua tidak di beri terapi shock tapi mereka mengalami ketakuan yang sama seperti yang dialami kelompok pertama.Dan didapat suatu kesimpulan hanya melihat ketakutan seseorang dapat membuat kita juga menjadi takut.

Jika anda memiliki teman yang selalu komplain, selalu berkata hal-hal yang buruk, bahwa segala sesuatu menjadi lebih tidak baik. Ada nasihat yang baik, carilah teman yang baru. Kekuatiran itu, ketakutan itu akan menular. Kalau anda cukup lama didekat orang seperti itu maka anda akan menangkap apa yang dia miliki. Anda dapat tetap baik, menghormati teman anda tapi secara pelan-pelan mundurlah dari-orang-orang seperti itu.

Mungkin ada diantara anda yang tidak dapat menjauhi orang seperti itu karena itu mungkin rekan kerja anda atau pasangan hidup anda seperti itu , tapi Tuhan dapat memberikan kekuatan untuk mengalahkan hal itu. Yang perlu anda lakukan ialah ketika anda tidak berada di dekat orang itu anda harus makan Iman dalam dosis yang tinggi supaya ketakutan itu tidak menular kepadamu.

Ada suatu cerita tentang seseorang yang di kerjain oleh teman sekantornya. Ketika ia tiba di kantor , resepsionis berkata," apakah anda sakit, kok anda pucat" orang itu menjawab," Tidak saya baik-baik saja." Sepuluh menit kemudian rekan kerjanya berkata," anda kelihatannya cape ya? Kenapa anda sakit?" dia menjawab,"Tidak, saya baik-baik saja" dia jadi berpikir mungkin aku agak cape ya.

Beberapa lama kemudian rekannya yang lain berkata," apa anda demam? Anda kok keliatannya meriang?" dia mulai berkata,"iya rasa-rasanya saya panas."

Atasannya datang dan berkata," kenapa anda kok kelihatan kacau, anda lagi sakit ya?"

Jam sepuluh pagi orang ini pulang ke rumah karena sakit…

Inilah kuasa dari sugesti , jika kita tidak menjaga pikiran kita dan berhati-hati terhadap apa yang anda ijinkan untuk masuk itu akan sangat mempengaruhi kita.

Jika kita pagi hari mulai dengan mengeluh betapa buruknya hari ini, pergi bekerja dengan omelan dan makan siang dengan mengatakan ini hari yang buruk , maka kita akan hidup dalam kehidupan yang dikalahkan. Hal yang lucu seperti pria diatas, tidak ada yang salah dengan dirinya.Hanya karena orang lain mengatakan , belum tentu hal itu benar. Hanya karena para "ahli" memprediksikannya , bukan berarti kita harus menelan bulat-bulat dan hidup berdasarkan hal itu.

Para ahli mungkin salah, mereka mengatakan dalam 3 tahun akan menjadi tahun –tahun yang menakutkan dan buruk maka buatlah rencana supaya asal hidup saya. Kita bisa mengikuti itu atau kita bisa mengatakan, tidak Tuhan saya tetap ada di atas Tahta , Dia adalah Yehova jireh, Allah yang menyediakan kebutuhan saya dan daya menjadui lebih kuat lagi dari sebelumnya.

Saya minta supaya anda jangan pulang dan menjadi sakit, jangan cuma buat rencana untuk bertahan hidup saja karena seseorang mengatakan hal itu pada anda, jangan menyerah pada impianmu.

Ada laporan lain, anda diberkati, anda bertalenta, anda kreatif, anda lebih dari mampu untuk melakukan apa yang Tuhan mau anda lakukan.

Saya suka untuk mendengar berita, saya suka untuk tahu apa yang sedang terjadi, tetapi saya berhati-hati untuk mengenali informasi apa kah saya membutuhkan itu ataukah itu cuma informasi picisan yang membuat kita patah semangat. Dengan teknologi saat ini, kita bisa melihat satu berita yang muncul dalam kemasan yang berbeda-beda, kalau kita tidak hati-hati maka kita akan mulai jatuh dan kita akan menerima hal-hal buruk yang informasi berita itu berikan. Kita akan mulai berpikir, tidak apa-apa untuk kalah, karena semua orang mengalaminya. Saya menungggu kapan saya kehilangan rumah saya, saya bertanya-tanya kapan kesehatan saya akan menurun. Buanglah semua itu dan biarkan pikiranmu memikirkan pikiran kemenangan.

Saya mempelajari bahwa seperti kita bisa mengajari pikiran tentang tahun-tahun yang buruk maka kitapun bisa mengajari pikiran mengenai tahun-tahun yang terbaik. Ketakutan memang menular tapi kabar baiknya ialah Iman itu menular, kemenangan menular, sukacita juga menular. Karena itu kita perlu ada di tempat kita bisa berada bersama-sama dengan orang yang beriman .Saat kita ada dalam hadirat Tuhan bersama umat Tuhan maka kita menangkap kesembuhan, kemenangan, pengharapan, kemurahan Tuhan dan visi yang lebih besar.Kita menjadi lebih kuat, punya iman yang lebih besar, punya sukacita yang lebih. Kalau anda ada di sekitar orang yang diberkati, bahagia, penuh dengan iman , mereka akan membuat anda lebih baik.

Mungkin ada waktunya anda malas ke gereja, anda malas untuk mendengar kotbah. Tapi sebenarnya saat itulah anda paling butuh seseorang yang menyampaikan firman dan membuat imanmu bangkit kembali. Anda butuh orang percaya lain yang mengangkat semangatmu, kita mendapat kekuatan dari orang lain. Sukacita , kekuatan, iman, damai mereka membuat kita makin kuat .

Waktu kita membicarakan tentang ketakutan, maka ketakutan itu akan mendistorsi, mengganggu perspektif kita , mengganggu penglihatan kita, ketakutan membuat kita melihat suatu hal lebih buruk dari sebenarnya. Seperti kabut yang dapat menutupi langit suatu kota , tapi kalau di kumpulkan dan dipadatkan ternyata cuma akan memenuhi satu cangkir saja, begitu juga dengan hal-hal yang kelihatannya menakutkan, mengintimidasi kita tapi sesungguhnya itu cuma sesuatu yang sangat kecil dan tidak berarti apa-apa.

Ketika ketakutan datang pada pikiranmu seperti, anda tidak akan berhasil melakukannya, sakit penyakit ini akan menjadi akhir hidupmu, pernikahanmu, keluargamu tidak akan bertahan. Lihat saja pada ketakutan itu dan katakan," anda kelihatannya besar, suaramu juga mencengangkan tapi saya tahu satu hal bahwa apa yang anda katakan tidak ada yang benar anda seperti kabut!"

Ketika kami pergi ke kanada , pesawat yang kami tumpangi sempat delay karena ada kabut yang menghalangi . Tetapi ketika kami sudah take off, maka kami melihat ternyata kabut itu cuma sedikit, padahal ketika kami di darat kami mengira bahwa kabut itu menutupi seluruh kota.

Demikian juga dengan ketakutan, itu kelihatannya lebih besar dari sebenarnya, itu kelihatannya mengintimidasi. Ketakutan mengatakan anda tidak akan pernah sembuh lagi, anakmu tidak akan menjadi baik kembali,keuanganmu akan menjadi buruk dan lebih buruk.

Cukup katakan kepada ketakutan itu," Suaramu spertinya meyakinkan, anda kelihatannya hebat, tapi saya tahu satu hal bahwa gonggoganmu tidak sebesar gigitanmu. Anda kelihatannya permanan tetapi saya tahu anda hanya sementara saja. Hal-hal dalam hidup saya mungkin kelihatan gelap dan berawan saat-saat ini, kelihatannya tidak akan berubah. Tapi saya memiliki informasi dari pihak dalam bahwa matahari masih bersinar dan bahwa ini hanya masalah waktu yang akan melenyapkan semua kabut dalam hidupku!!! Hidupku akan menjadi jernih dan indah lagi "

Jangan biarkan ketakutan itu masuk.Ketakutan itu seperti kabut dan menutupi pandangan kita. Bila kita mengambil langkah yang salah dan percaya kepada ketakutan itu, maka ketakutan akan megambil alih imajinasi kita dan membuat pikiran kita memainkan semua adegan-adegan buruk yang mungkin terjadi seperti saat kita sedang menonton televisi. Pikiran negatif akan membawa imajinasi negatif dalam pikiranmu dan bila engkau terus ijinkan ini akan membuat ketakutan kecil akan berlipatkaliganda dan berubah menjadi besar. Sebagai contoh anda memiliki sakit di perut, yang sebenarnya bukan apa-apa,mungkin karena makan terlalu banyak. Tapi tiba-tiba pikiran ketakutan mengatakan itu kanker, ibumu memilikinya, nenekmu juga punya dan sekarang ini giliranmu. Bila anda menelan pikiran ketakutan itu , dan pergi kemanapun sambil kuatir dan takut, maka tidak lama kemudian anda akan melihat anda ada di rumah sakit, anda akan melihat dirimu tidak bisa merawat anak-anakmu lagi.

Anda harus meruntuhkan imajinasi-imajinasi yang salah itu , jangan biarkan gambar-gambar negatif ditayangkan di layar dari pikiranmu, anda memiliki remote kontrol itu, ganti salurannya. Bila imajinasi itu muncul maka biarkah itu diarahkan untuk dengan baik, gambarkan bahwa anda menyelesaikan mimpimu, lihatlah bahwa anda mengalahkan masalahmu, lihatlah bahwa pertolongan datang dengan cara yang luar biasa. Lihatlah bahwa anda makmur, diberkati, naik lebih tinggi lagi dalam kemuliaan.

Anda harus melakukannya dengan iman. Di alam nyata anda mungkin anda melihat bahwa keluargamu tidak dapat di pertahankan lagi, tetapi anda harus mengganti saluran dan tidak menonton film itu, tapi melihat bahwa keluargaku dipulihkan. Saya melihat bahwa anak-anak saya diangkat tinggi, saya melihat bahwa saya memenuhi tujuan hidupku.

Anda harus memilih saluran tontonan yang benar. Ada beberapa orang diantara anda yang akan naik ke level yang lebih tinggi bila kita mendisplin pikiran kita dan tidak membiarkan gambar-gambar negatif itu dimainkan terus menerus di pikiran kita.

Ada seorang wanita berumur 23 tahun yang pergi ke supermarket setelah ia belanja ,ia kembali kenaik kemobilnya, ketika ia duduk di mobil ia mendengar ledakan dari belakangnya dan merasa ada sesuatu mengenai kepalanya dan ia merasakan otaknya keluar dari kepalanya. Selama satu jam ia memegang kepalanya sambil menangis ketakutan dan kesakitan, sampai ada seseorang yang melihat ada yang tidak beres, ia memanggil polisi dan polisi menyuruhnya membuka pintu mobilnya, tapi wanita itu berkata , tidak bisa saya sedang memegang otak saya yang akan keluar dari kepala saya. Lalu polisi memecahkan kaca dan menemukan ternyata yang meledak itu hanya sekaleng biskuit dan tutup kalengnya mengenai kepala wanita itu.Dan itulah yang di kira adalah otaknya.Jangan biarkan imajinasimu menjadi liar dalam arah yang salah.

Banyak diantara kita yang sepertinya tertembak, ekonomi menjadi buruk, kita memiliki masalah, kesehatan menjadi buruk, tapi Tuhan berkata anda baik-baik saja. Itu bukan hal yang sebenarnya terjadi , itu hanya ledakan kecil saja, dan hal itupun akan berlalu. Tontonlah saluran yang benar, jangan biarkan gambar-gambar negatif bermain di pikiranmu.

Saya ingat di tahun awal pelayanan saya, gereja bertumbuh dengan baik dan saya mengambil langkah iman untuk memulai ibadah pagi yang kedua pada awal tahun 2000, itu bulan oktober ,jadi saya memiliki beberapa waktu untuk memikirkannya. Tapi selam masa itu pikiran-pikiran negatif mulai datang. Ini adalah kesalahan besar, tidak akan ada yang datang, anda akan seperti orang bodoh. Semua ketakutan itu datang pada pikiranku. Saya berusaha sebaik-baiknya untuk tinggal dalam iman. Tapi suatu malam saya bermimpi bahwa saya ada di hari pembukaan ibadah yang kedua, tetapi ketika saya masuk tidak ada seorangpun di situ, tidak ada istriku, ibuku , ataupun para usher dan para penyanyi, kosong melompong. Si musuh sudah bekerja lembur untuk menyerang pikiranku,dan berkata Joel masih ada waktu untuk membatalkannya dan menyelamatkan wajahmu. Sangat sulit untuk membuang gambaran tentang ruang ibadah yang kosong dari pikiranku. Minggu depannya ketika saya bertemu ibu saya , saya berkata ibu, anda akan datang ke ibadah kedua yang akan di mulai minggu depan. Ibuku menjawab, Joel , itu tidak akan dimulai minggu depan , masih ada beberapa minggu sebelum kita memulainya. Pikirku untung itu hanya mimpi bukan nubuatan.

Tetapi saya mulai melakukan apa yang saya katakan kepada anda, saya mulai mengganti saluran tontonan ketakuta, gambar-gambar bahwa ruangan itu kosong melompong, menjadi suatu gambaran bahwa ruangan itu penuh dengan orang yang datang untuk menyembah Tuhan. Saya tidak membiarkan kabut ketakutan itu menutupi pandangan saya.

Ketika tiba harinya ibadah ke 2 di mulai, saya datang 1 jam lebih awal dan yang saya lihat adalah tempat parkir yang penuh dan ada 6000 orang yang datang pada ibadah ke dua itu.

Yang mau saya katakan ialah anda harus menghancurkan semua benteng imajinasi yang salah itu. Jangan biarkan pikiran negatif itu dimainkan dilayar dari pikiranmu. Anda memiliki remote kontrol ubahlah salurannya. Jangan berpikir ini adalah tahun yang buruk, pikirkan bahwa tahun ini adalah tahun terbaik bagimu, tidak ada rintangan yang terlalu besar bagimu, tidak ada musuh yang terlalu kuat , Allah kita adalah Allah yang mahakuasa. Dan walaupun anda anda belum melihat hal ini terjadi, jangan gunakan energimu untuk kuatir, gunakan energimu untuk percaya.

Allah telah menolongmu melewati masa lalu, Ia juga sanggup untuk menolongmu menerobos masa depan. Kelilingi dirimu dengan orang yang penuh iman, orang yang bicara kemenangan kepadamu. Disiplinkan pikiranmu, pilihlah iman daripada ketakutan maka anda akan dapat mengatasi semua rintangan, anda akan sanggup mengalahkan semua musuhmu. Anda akan melihat semua mimpi , semua janji yang Tuhan beri di hatimu menjadi kenyataaan. Amin. Anda menerimanya hari ini.


 


 


 


 


 


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar